Selanjutnya.....,
Hari
demi hari setelah lama kita sms an akhirnya kita putuskan janjian untuk ketemu,
waktu itu sedang ada film Harry Potter di bioskop dan kita sepakat untuk nonton
bareng. Kita janjian bertemu di Mall untuk nontong bareng. Waktu itu aku sampai
duluan di Mall dan aku membeli tiket sekaligus nunggu dia di depan bioskop.
Lama aku nunggu sampai filmnya udah mau mulai tapi dia belum juga datang, dan
sekitar 10 menit setelah film itu mulai dia baru sampai.
“Maaf ya mas, tadi macet jalannya.
Uda mulai ya filmnya?” Tanya dia dengan wajah yang agak menyesal.
“Iya gag apa-apa, uda 10 menit nih
langsung masuk aja yuk ntar di dalam aja ceritanya..”
“OK mas.., hehehe.. “
Dan di dalam
karena asiknya nonton, kita sama-sama lupa masalah Vania yang telat tadi. Baru
stelah keluar, dia baru cerita sambil juga cerita-cerita soal film tadi.
Sebenarnya kami masih sama-sama agak canggung karena baru kali ini bertemu dan
langsung pergi berdua tapi aku ajak bercanda aja dia biar suasana jadi cair.
“Abis ini kamu mau kemana de’?”
“Aku mau ke rumah sodaraku mas, mau
nginep sana”
“Oohh…, aku anter sampai rumah
sodaramu ya! takut ntar kamu kenapa-kenapa di jalan. Hehehe.. “
“Aaauuwwuuh…, Cuma di jogja ini
mas, udah biasa. Ntar malah jadi ngrepotin kamu”
“Santai aja…, OK” aku coba
meyakinkan dia.
“Eeemm…, boleh deh kalo begitu”
Kita pun keluar
dari Mall dan mengarah kerumah sodaranya, tapi kami berhenti di pinggir jalan
di sebuah warung tenda (karena hari udah mau malam jadi banyak warung tenda
yang mulai buka).
“Makan dulu aja ya mas, lapeer….
Hehehe.. “
“Oh, boleh-boleh.. aku juga udah
laper kok”
Sambil
makan kita ngobrol-ngobrol banyak tentang diri masing-masing. Dan disitu kita
mulai nyambung, mulai enak suasananya dan gag canggung lagi. Sekitar satu
setengah jam kita ngobrol sambil makan, setelah itu kami pun melanjutkan
perjalanan ke rumah tantenya vania. Tak berapa lama kami berjalan akhirnya sampai
juga di rumah tantenya Vania.
“Sudah sampai Mas, ini rumah
tanteku..” katanya sambil tersenyum
“Ooohh…, daerah sini ya.”
“Mampir dulu Mas..!!” Ajak si
Vania.
“Eh, lain kali aja de’ uda malem
aku juga masih harus jalan pulang lumayan jauh. Kapan-kapan aja ya..”
“Iya deh, makasih ya Mas..” Sekali
lagi dia tersenyum kepadaku
“Oh, iya sama-sama. Ehmm.., masih
ada hari lain kan? Hehe..” Aku coba menggodanya
Sambil tersenyum malu-malu dia pun
menjawab,
“Iya Mas…, yaudah ati-ati ya
pulangnya”
“Ok..Ok…, aku pulang dulu ya”
Dan aku
pun beranjak dari rumah Vania sekitar pukul 9 malam. Lumayan jarak dari rumah
tante Vania ke rumahku sekitar 50 menit naik motor. Tapi tidak jadi soal meski
harus pulang kedinginan sendirian yang penting hati senang (hahaha..).
Sampainya di rumah ternyata ada sms yang masuk ke HP ku dan ternyata dari
Vania.
“Sudah sampe rumah belum Mas? Oh
iya, makasih ya buat tadi :) “
“Sorry de’, nie baru sampai rumah.
Iya makasih juga ya, seneng gag hari ini? Hehe…” balasku sambil menggodanya.
“He’em, seneng kok. Hehe.., maaf ya
tadi datengnya telat jadi buat kamu nunggu Mas. Bete ya tadi?”
“Ah, enggak apa-apa kok de’. Aku
seneng kok jalan sama kamu hari ini, hihihi…”
“Syukur deh, yauda uda malem
istirahat aja yuk Mas, aku uda ngantuk.”
“Ok de’, selamat malam ya…”
to be continued...