Selasa, 16 April 2013

Gadis Pecinta Alam : First Date



Selanjutnya.....,

        Hari demi hari setelah lama kita sms an akhirnya kita putuskan janjian untuk ketemu, waktu itu sedang ada film Harry Potter di bioskop dan kita sepakat untuk nonton bareng. Kita janjian bertemu di Mall untuk nontong bareng. Waktu itu aku sampai duluan di Mall dan aku membeli tiket sekaligus nunggu dia di depan bioskop. Lama aku nunggu sampai filmnya udah mau mulai tapi dia belum juga datang, dan sekitar 10 menit setelah film itu mulai dia baru sampai.

“Maaf ya mas, tadi macet jalannya. Uda mulai ya filmnya?” Tanya dia dengan wajah yang agak menyesal.
“Iya gag apa-apa, uda 10 menit nih langsung masuk aja yuk ntar di dalam aja ceritanya..”
“OK mas.., hehehe.. “

      Dan di dalam karena asiknya nonton, kita sama-sama lupa masalah Vania yang telat tadi. Baru stelah keluar, dia baru cerita sambil juga cerita-cerita soal film tadi. Sebenarnya kami masih sama-sama agak canggung karena baru kali ini bertemu dan langsung pergi berdua tapi aku ajak bercanda aja dia biar suasana jadi cair.

“Abis ini kamu mau kemana de’?”
“Aku mau ke rumah sodaraku mas, mau nginep sana”
“Oohh…, aku anter sampai rumah sodaramu ya! takut ntar kamu kenapa-kenapa di jalan. Hehehe.. “
“Aaauuwwuuh…, Cuma di jogja ini mas, udah biasa. Ntar malah jadi ngrepotin kamu”
“Santai aja…, OK” aku coba meyakinkan dia.
“Eeemm…, boleh deh kalo begitu”

     Kita pun keluar dari Mall dan mengarah kerumah sodaranya, tapi kami berhenti di pinggir jalan di sebuah warung tenda (karena hari udah mau malam jadi banyak warung tenda yang mulai buka).

“Makan dulu aja ya mas, lapeer…. Hehehe.. “
“Oh, boleh-boleh.. aku juga udah laper kok”

       Sambil makan kita ngobrol-ngobrol banyak tentang diri masing-masing. Dan disitu kita mulai nyambung, mulai enak suasananya dan gag canggung lagi. Sekitar satu setengah jam kita ngobrol sambil makan, setelah itu kami pun melanjutkan perjalanan ke rumah tantenya vania. Tak berapa lama kami berjalan akhirnya sampai juga di rumah tantenya Vania.

“Sudah sampai Mas, ini rumah tanteku..” katanya sambil tersenyum
“Ooohh…, daerah sini ya.”
“Mampir dulu Mas..!!” Ajak si Vania.
“Eh, lain kali aja de’ uda malem aku juga masih harus jalan pulang lumayan jauh. Kapan-kapan aja ya..” 
“Iya deh, makasih ya Mas..” Sekali lagi dia tersenyum kepadaku
“Oh, iya sama-sama. Ehmm.., masih ada hari lain kan? Hehe..” Aku coba menggodanya

Sambil tersenyum malu-malu dia pun menjawab, 
“Iya Mas…, yaudah ati-ati ya pulangnya”
“Ok..Ok…, aku pulang dulu ya”

       Dan aku pun beranjak dari rumah Vania sekitar pukul 9 malam. Lumayan jarak dari rumah tante Vania ke rumahku sekitar 50 menit naik motor. Tapi tidak jadi soal meski harus pulang kedinginan sendirian yang penting hati senang (hahaha..). Sampainya di rumah ternyata ada sms yang masuk ke HP ku dan ternyata dari Vania.

“Sudah sampe rumah belum Mas? Oh iya, makasih ya buat tadi :) “
“Sorry de’, nie baru sampai rumah. Iya makasih juga ya, seneng gag hari ini? Hehe…” balasku sambil menggodanya.
“He’em, seneng kok. Hehe.., maaf ya tadi datengnya telat jadi buat kamu nunggu Mas. Bete ya tadi?”
“Ah, enggak apa-apa kok de’.  Aku seneng kok jalan sama kamu hari ini, hihihi…”
“Syukur deh, yauda uda malem istirahat aja yuk Mas, aku uda ngantuk.”
“Ok de’, selamat malam ya…”

to be continued...

Senin, 15 April 2013

Gadis Pecinta Alam : Namanya Vania


Malam itu aku mendapat sms dari nomor baru yang tidak aku kenal. Orang itu memberi info kalau akan ada pendidikan dasar untuk anggota-anggota baru di ekskul tersebut. Mungkin karena waktu itu aku sedang di luar kota karena aku kuliah, jadi aku tidak terlalu merespon sms dari nomor itu. Paginya aku coba membalas sambil menanyakan kepastian kegiatan tersebut.

“Maaf ini siapa ya? Jadinya kapan dan dimana acara Diksar nya?”
“aku juniormu mas di ekskul PA, sekaligus adik kelas SMA. Acaranya minggu depan mas.”
“Oohh.., juniorku? Angkatan berapa kalo boleh tau siapa namanya de’?”
“Namaku Vania mas, 2th dibawahmu..”
“Eemm.., OK, thanks ya infonya kalo ada apa-apa nanti aku tanya kamu aja ya..”
“Ok..Ok.., mas :) “

Dan begitulah sepintas perkenalan kami tanpa ada rasa apa-apa dan tak mengira aka nada rasa apa-apa. Waktu itu dia masih kelas 2 SMA dan acara ini dilaksanain di akhir semester, tepatnya saat liburan kenaikan kelas. Beberapa hari setelah itu aku sms dia lagi sekedar tanya-tanya tentang detail acara tersebut.

“Heii…., gimana kegiatannya besok itu de’? pesertanya berapa?” tanyaku basa-basi
“Ohh.., hey mas.. pesertanya sekitar 15 orang yang uda pasti ikut.”
“wahh…, lumayan banyak juga ya, jamanku dulu aja cuma 4 orang. Hehehehe…!!”
“Hahaha…, ngeri juga kalo cuma berempat ya mas, dikrubuti senior-senior :p “
“Ya begitulah…, tapi justru itu yang gag akan terlupakan (mencetak sejarah peserta paling sedikit) :D “
“Hahaha…, pinter banget nge les nya tapi bener juga tuh.. hihiiiii…. “

Setelah itu kami beberapa kali sms lagi, sekedar basa-basi biar aku punya kenalan junior nanti pas acara itu (pikirku). Tapi semua jadi agak sia-sia ketika ternyata dia tak bisa datang karena tidak diperbolehkan sama orang tuanya. But never mind yang penting tambah kenalan dengan junior juga, cewek pula.

Lama setelah acara itu kami gag pernah kontak lagi, mungkin karena sama-sama sibuk dengan kegiatan kami. Dia sibuk dengan sekolah dan teman-temannya dan aku pun begitu dengan kuliah dan teman-temanku. Sampai pada suatu malam aku iseng untuk menghubungi dia lagi, entah nomerku masih ada atau sudah dihapus olehnya.

“Malem…., ini masih Vania kan? Hehehe…. “

Awalnya aku pikir mungkin dia sudah ganti nomer atau nomerku yang sudah dihapus olehnya. Lama sekali tidak ada jawaban dan aku pun sudah gag berharap apa-apa. Tapi sekitar pukul 9 malam ada sms balasan dari dia.

“Eh, mas…, iya ini masih Vania kok. Hehehe… ada apa mas kok tumben sms?”
“Sip, gag ada apa-apa kok de’ just say hello aja. Gimana kabarnya?”
“Baik mas, kamu sendiri gimana?”
“Baik juga kok, wah udah kelas 3 ya sekarang? Rajin-rajinnya belajar nih..” sindirku untuk   mencairkan suasana.
“Hahaha…, iya mas tapi biasa aja kok :p “

Begitulah kisah ini berawal, setelah malam itu kami jadi sering sms an dan sampai saat itu aku belum tau bagaimana wajahnya karena belum ada kesempatan untuk bertemu. Tapi paling tidak kami sudah liat foto di Friendster (saat itu masih jaman, dan Pesbuk masih belum terlalu popular :D).

to be continued.... 

Sabtu, 13 April 2013

KORBAN FTV : Edisi GALAU AKUT.....,

      Hari ini hari selasa, seperti biasanya tak ada makan siang di kantor dan jarum jam di tangan serasa lambat sekali berputar. Dalam otak sudah mulai tak kondusif di menit-menit akhir jam 11, pantas saja karena perut mulai kerocongan, cacing-cacing mulai merapatkan barisan dan siap berorasi menuntut diberi makan, haha... 

"Ahh.., sial kalo udah jam 11 gini rasanya nih jarum jam kayak ngajak berantem, lama bener muternya..!!"
"Hahaha..., santai dulu bro, tinggal 1 jam lagi kita jejali nih cacing-cacing gag tau aturan ini." Timpal temenku.
"Makan dimana kita nanti?"
"Tempat biasa aja, enak buat nyantai.."
"OK deh, yang penting perut kenyang. Haahaha..."

      Satu jam berlalu dan kita pun cabut ke warung biasa untuk makan siang. Jaraknya gag begitu jauh dan suasananya cukup enak, dipinggir sawah dan sungai. 
"Pak, nasi goreng ya...!!" Pesenku pada si penjual
"Saya juga Pak." sahut temenku.

      Tak lama duduk sambil nunggu pesenan, datanglah seorang cewek yang duduk di samping kami. Awalnya semua tampak biasa dan dia cukup ramah dengan melempar senyum pada kami (bola kali dilempar). 
"Mari mas...!!" Sapa dia sembari memulai makan.
"Oh, iya mbak..." jawab kami kompak sambil senyum.

      Pesanan kami pun akhirnya datang, dan tanpa basi basi langsung aku tancap gas poll dan menyantap nasi goreng pesananku. 
"Mantab dah kalo uda kenyang gini." ujarku dalam hati.

     Selesei makan aku pun ngobrol santai dengan temanku, dan tiba-tiba dari samping (tempat mbak-mbak tadi) terdengar suara musik yang cukup kencang. Lagu pertama Butiran Debu dari Rumor. Kami masih enjoy aja dengar sambil kadang-kadang menirukan suara si penyanyinya. Lagu pertama kelar, lanjut lagu kedua lagunya Cakra Khan apa judulnya lupa, pokoknya yg lagi nge-Hitz akhir-akhir ini.

"Buseet.., nih si mbak-mbak lagi galau berat kayaknya."
"Hahaha..., may be" sahut temenku.

Dan yang lebih membuat aku heran, setelah itu lagu ketiga, keempat dan seterusnya Lagu GALAU semua. 
"Gile bener nih cewek, niat banget Galaunya sampei menuhin playlist HP nya dengan lagu galau semua." ujarku.
"Hahahaha..., galau akut kayaknya tuh bro"

     Setelah itu tiba-tiba ada cowok yang dateng nemenin dia, dan mereka pun ngobrol. Sepintas dari pembicaraan mereka, si cewek lagi galau gara-gara diputusin pacarnya karena si pacarnya uda punya cewek laen (kayak di tipi-tipi aja dah..).

"Hohohoo..., uda kayak FTV aja nih si mbak." ujarku dalam hati sambil cekikikan sendiri.
"Lagi galau ya mbak?" tanyaku saat temen cowoknya tadi pergi.
"Hehehe.." dia jawab dengan senyuman yang agak dipaksakan.

      Tak lama kemudian si mbak-mbak itu pun mengeluarkan tisu dari tas nya. Dan aku pikir mungkin dia nangis trus mau mengusap air matanya, tapi kemudian dia geluarin pulpen dan menaruh tisu itu di meja lalu...........,

"Whaattt....!!" Dia mulai nulis di tisu itu, dipikirnya diary tuh tisu hahahaha...
"Ini cewek uda Galau stadium 5 mungkin yak, Korban FTV featuring SINETRON bener dah...!!"

    Dan kami pun akhirnya beranjak duluan dan meninggalkan cewek itu yang sedang menghayati ke-GALAU-annya dan mulai mengarang bebas di atas tisu. #LOL

- End.